Rekaman CCTV Detik-Detik Percobaan Penembakan di Pekalongan Viral
PEKALONGAN – Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik mencekam dugaan percobaan pembunuhan terhadap seorang warga kedungwuni bernama Boim kini tengah viral di media sosial. Video berdurasi singkat tersebut. Memperkuat pernyataan aktivis lokal yang enggan di sebut namanya, menyebut situasi keamanan di Kabupaten Pekalongan mulai mengkhawatirkan.
Dalam rekaman CCTV tertanggal 14 Februari 2026 pukul 22:10 WIB, terlihat seorang pria (diduga Boim) sedang duduk bersama rekannya di sebuah area terbuka depan rumahnya dengan meja-meja dan kursi kayu depan rumahnya. Suasana yang semula tenang mendadak berubah saat sebuah sepeda motor yang dikendarai seseorang dengan helm dan pakaian tertutup melintas di depan lokasi depan rumahnya tersebut.
Pengendara motor itu tampak memperlambat lajunya dan mengarahkan sesuatu ke arah korban. Tak lama kemudian, terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api. Beruntung, korban segera bereaksi dengan merunduk dan mencari perlindungan, sehingga luput dari tembakan tersebut.
Menanggapi video viral tersebut, aktifis dari pekalongan yang enggan di sebutkan namanya menyatakan bahwa insiden ini merupakan kelanjutan dari rangkaian teror yang terjadi di Pekalongan. Sebelumnya, ia juga menyebutkan adanya kejadian serupa yang menimpa Usup, Ketua Forum Pekalongan Bangkit (FPB).
Dari dulu Kabupaten Pekalongan selalu kondusif, tidak ada teror-meneror. Tapi sekarang, kejadian ini dialami saudara Boim," ungkap aktivis tersebut dengan nada prihatin.
Ia juga mengingatkan bahwa kejadian ini murni masalah keamanan dan tidak terkait dengan afiliasi partai politik mana pun.
Himbauan Waspada bagi Tokoh Masyarakat
Beliau secara terbuka meminta warga pribumi dan para tokoh masyarakat di Kabupaten Pekalongan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Menurutnya, rasa aman yang selama ini dinikmati warga kini tengah terancam oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kabupaten Pekalongan tidak lagi aman. Semua pihak harus lebih berhati-hati," tegasnya menutup pernyataan tersebut.
Pihak kepolisian diharapkan segera mengusut tuntas identitas pelaku dalam rekaman CCTV tersebut untuk meredam keresahan yang mulai meluas di tengah masyarakat Pekalongan.
