Paguyuban Kadewaguruan Sapta Arga Nuswantara Gelar Ritual Budaya Margi Sasmita Brata
MOJOKERTO – Paguyuban Kadewaguruan Sapta Arga Nuswantara sukses
menyelenggarakan rangkaian kegiatan spiritual dan budaya bertajuk "Margi
Sasmita Brata". Acara ini merupakan bentuk dedikasi organisasi dalam
melestarikan warisan leluhur melalui kunjungan sejarah, penelitian, dan ritual
keagamaan di kawasan situs peninggalan Majapahit. 12/4/2026
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan fokus pada edukasi dan
penghormatan terhadap jejak sejarah Nusantara. Berikut adalah detail
perjalanan spiritual tersebut:
Edukasi dan Jejak Sejarah (Pagi Hari)
Perjalanan dimulai jam 08.00 WIB di Museum Majapahit. Selama hampir dua jam,
para peserta melakukan kunjungan intensif, dokumentasi, serta penelitian
terhadap artefak-artefak peninggalan kerajaan. Langkah ini diambil untuk
memperkuat pemahaman mengenai kejayaan masa lalu.
Tepat jam 10.00 WIB, rombongan bergeser ke Candi Bajang Ratu. Selain melakukan
pendokumentasian dan penelitian arsitektur candi yang ikonik, momen ini juga
dimanfaatkan untuk istirahat makan siang bersama guna mempererat tali
persaudaraan antaranggota paguyuban.
Ritual Spiritual (Siang hingga Selesai)
Setelah tengah hari, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Candi Jedong pada
jam 13.30 WIB. Fokus kegiatan di lokasi ini tetap pada aspek pelestarian
melalui dokumentasi sejarah.
Puncak acara Margi Sasmita Brata berlangsung di Petirtaan Jolotundo mulai jam
15.00 WIB. Di situs air suci ini, suasana berubah menjadi khidmat saat para
peserta melaksanakan serangkaian ritual:
- Melukat: Pembersihan diri secara spiritual dengan air suci Jolotundo.
- Sembahyang Bersama: Wujud syukur dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Ruwatan: Ritual penyucian diri dan permohonan keselamatan bagi bangsa dan negara.
"Kegiatan Margi Sasmita Brata ini bukan sekadar wisata, melainkan perjalanan
batin untuk memahami jati diri bangsa melalui situs-situs suci Majapahit,"
ujar salah satu perwakilan panitia.
Melalui kegiatan ini, Paguyuban Kadewaguruan Sapta Arga Nuswantara berharap
generasi muda dapat lebih menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam
setiap candi dan peninggalan sejarah di Jawa Timur.
Tags:
DUTA BUDAYA
