Pegiat Budaya Majapahit Perkuat Jati Diri Bangsa Melalui Pengamalan Pancasila
MOJOKERTO – Komunitas Pegiat Adat dan Budaya Majapahit menggelar momentum silaturahmi "Halal Bil Halal dan Temu Kangen" di kawasan Candi Jolotundo, Minggu (05/04). Pertemuan ini bukan sekadar ajang kumpul rutin, melainkan menjadi ruang penguatan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan yang hakiki.
Dalam suasana yang khidmat, para penggiat diingatkan bahwa melestarikan budaya tidak hanya berhenti pada penggunaan pakaian adat atau pelestarian simbol visual semata. Lebih jauh, esensi kebudayaan sejati adalah manifestasi hidup dari nilai-nilai Pancasila dan kepatuhan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.
Budaya Indonesia yang adiluhung adalah budaya yang menjunjung tinggi ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Di tengah gempuran modernisasi, para pegiat budaya memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga "ruh" Indonesia agar tetap setia pada fondasi negara.
Pesan Semangat untuk Penggiat Budaya
Kepada seluruh pejuang kebudayaan, teruslah melangkah dengan bangga. Ingatlah bahwa:
Budaya Bukan Sekadar Kostum: Kain dan aksesori yang kita kenakan adalah identitas, namun Pancasila di dalam dada adalah jati diri yang sesungguhnya.
Aksi Nyata: Budaya sejati tercermin dari cara kita berinteraksi, bergotong-royong, dan menjaga toleransi sesuai amanah UUD 1945.
Benteng Bangsa: Anda adalah penjaga nyala api peradaban. Tetaplah setia pada NKRI, karena mencintai budaya berarti menjaga keutuhan bangsa.
"Mari jadikan setiap langkah pelestarian adat sebagai wujud pengabdian kita kepada tanah air. Tetap teguh, tetap bersatu, dan teruslah menginspirasi dunia dengan keluhuran budi pekerti khas nusantara."
Tags:
DUTA BUDAYA