Ketua AKJII Kabupaten Mojokerto Periode 2026 - 2031 Edy Suprapto (Bang Jhon) Begini Profilnya

Ketua DPC AKJII Kabupaten Mojokerto Periode 2026 - 2031 Edy Suprapto (Bang Jhon)

NEWJURNALIS || Mojokerto – Edy Suprapto, atau yang lebih akrab disapa Bang Jhon atau Cakjhon, bukan sekadar satu sosok biasa. Di Kabupaten Mojokerto, namanya dikenal luas sebagai tokoh yang memegang peran penting di dunia pers sekaligus tetap bersinar di industri seni dan hiburan terutama musik Dangdut.
 
Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPC Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) Kabupaten Mojokerto. Di samping itu, ia juga memegang amanah sebagai Pimpinan Umum Media Jakmas.com. Meski sudah bertahun-tahun berkiprah di dunia jurnalistik, semangatnya tak pernah pudar—bahkan ia juga aktif dan dikenal sebagai pimpinan Mahapatih Musik Management.
 
Mahapatih Musik sendiri merupakan kelompok orkes Melayu dengan ciri khas aliran Rock Dangdut yang energik. Kelompok ini menaungi delapan musisi dan enam artis berbakat asal Jawa Timur, serta kerap melayani pertunjukan dengan format elektone sesuai permintaan penonton. Lebih dari sekadar grup musik, manajemen ini hadir untuk mengangkat dan memajukan para seniman lokal agar semakin dikenal dan meraih kesuksesan lewat dukungan promosi serta pengelolaan yang terarah.
 
Bergabung di bawah bendera AKJII, Bang Jhon menyampaikan harapannya yang mendalam: “Kita berharap seluruh media independen yang bernaung di AKJII dapat terus berkembang—baik dari segi kualitas sumber daya manusia maupun kemampuan menyajikan berita yang berkualitas. Saya yakin AKJII mampu membawa perubahan yang lebih besar dan lebih baik bagi seluruh anggotanya.”
 
Ia menambahkan, persatuan ini dibangun di atas dasar solidaritas yang kokoh. “Di AKJII, kami senantiasa menjaga kebersamaan antar media. Apabila sewaktu-waktu ada anggota yang menghadapi kesulitan saat menjalankan tugas, kami hadir untuk melindungi, menjaga, dan memastikan setiap anggota merasa aman dan nyaman dalam berkarya,” tegasnya.
 
Bagi Bang Jhon, dunia pers dan dunia seni bukanlah dua hal yang terpisah—keduanya sama-sama menjadi wadah untuk berkontribusi, mengangkat potensi daerah, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.(Mukid/Boim).