Umat Hindu Kabupaten Mojokerto Sukses Gelar Piodalan

Umat Hindu Kabupaten Mojokerto Sukses Gelar Piodalan | Foto : Cak Lubis Prapanca


MOJOKERTO – Umat Hindu se-Kabupaten Mojokerto berkumpul dengan penuh khidmat di Pura Arga Putra, Desa Ngembat, dalam rangka melaksanakan upacara Piodalan. Acara keagamaan ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh rasa syukur atas anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Upacara Piodalan (hari jadi/pujawali) Pura Arga Putra. Diikuti oleh seluruh umat sedarma, para pemangku kakung-putri, sesepuh pinisepuh Hindu, tokoh PHDI, WHDI, PERADAH Kabupaten Mojokerto, serta dihadiri jajaran Forkopimcam (Camat, Kapolsek, Koramil) dan Kepala Desa Ngembat. Pura Arga Putra, Desa Ngembat, Kabupaten Mojokerto. Rabu 15 Juli 26

Sebagai bentuk wujud syukur atas asungkertawaranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa sehingga umat dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyucian oleh para pemangku, pembukaan atur piuning oleh Romo Mangku Sujiono yang diiringi Tari Rejang Dewa, penyampaian berbagai sambutan, pembacaan kidung dan sloka, siraman rohani (Dharma Wacana) oleh Dr. I Gede Putu Swardana, ST., MM., hingga diakhiri dengan persembahyangan bersama serta ramah tamah.

Acara dibuka dengan sakral melalui atur piuning yang dipimpin oleh Romo Mangku Sujiono, beriringan dengan indahnya gerak Tari Rejang Dewa. Suasana semakin syahdu saat lantunan kidung suci dibawakan oleh Sapta Wardana dan Tio, serta pembacaan sloka oleh Naya.

Ketua PHDI Kabupaten Mojokerto, Bapak Kusuma Dewa Santi Peni, dalam sambutannya mengajak umat untuk terus menjaga harmoni dan spiritualitas. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Ngembat yang mengapresiasi kerukunan serta toleransi yang terjaga kuat di wilayahnya.

Puncak siraman rohani diisi melalui Dharma Wacana oleh Dr. I Gede Putu Swardana, ST., MM., yang memberikan pencerahan mendalam bagi umat sedarma yang hadir. Upacara kemudian ditutup dengan persembahyangan bersama yang khusyuk, sebelum akhirnya para umat menikmati sesi ramah tamah dan hiburan tari-tarian tradisional.