Sosok Suharno Pengemudi Bus AKAP Lintas Provinsi "Dengan Putri Mahasiswi UII Jogjakarta".
![]() |
| Aktifitas Bp Suharno Saat Bertugas Memberikan Layanan Baiknya untuk Pengguna Transportasi Darat Lintas Provinsi. |
New Jurnalis – Blora, 10 Agustus 2026 Konektivitas darat antara Jawa Tengah dan Jawa Timur terus menunjukkan geliat positif. Salah satunya melalui layanan bus Antar Kota Antar Lintas Provinsi / AKAP rute Surabaya - Cepu - Purwodadi yang kini jadi andalan ribuan penumpang setiap harinya.
Trayek sepanjang ± 300 km ini menghubungkan Kota Pahlawan Surabaya dengan Kabupaten Grobogan, dan menjadi urat nadi mobilitas pelajar, pekerja, pedagang, hingga pemudik.
PO-PO bus yang melayani rute ini kini berlomba memberi pelayanan terbaik. Armada terbaru sudah dilengkapi AC, reclining seat, toilet, colokan USB, hingga bagasi luas untuk barang dagangan.
Dengan waktu tempuh 4 - 5 jam via Tol Trans Jawa dan tarif mulai Rp60.000 - Rp90.000 bus AKAP jadi pilihan favorit karena nyaman dan hemat. Di balik kelancaran perjalanan, ada sosok-sosok pejuang jalanan. Salah satunya Bapak Suharno, 50 tahun , Pengemudi bus AKAP trayek Surabaya - Purwodadi.
Pak Suharno sendiri merupakan warga asli Ds. Ketinggi, Kec. Ngawen, Kab. Blora, Jawa Tengah yang putri pertamanya sekarang mengikuti skripsi di Universitas Islam Indonesia jurusan PAI di kota Jogjakarta, Sudah 20 tahun beliau menekuni profesi sebagai sopir AKAP.
“Alhamdulillah saya senang bawa trayek sini. Penumpangnya sudah seperti keluarga sendiri. Ada yang tiap minggu PP kuliah, ada pedagang sayur, ada juga yang ziarah,” ujar Pak Suharno saat ditemui di Terminal Purwodadi, Senin pagi.
Menurutnya, tantangan terbesar adalah menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“Saya pegang prinsip: penumpang titipan Gusti Allah. Jadi harus sabar, tertib, dan utamakan keselamatan. Istirahat cukup, cek kendaraan dulu sebelum jalan,” lanjutnya.
Pak Suharno mengaku bangga bisa menjadi penghubung dua provinsi.
“Dari Blora ke Surabaya itu jauh, tapi dengan adanya bus ini jadi dekat. Saya bisa bantu orang pulang ketemu keluarga, bantu dagangan sampai tujuan. Ini ladang silaturahmi sekaligus nafkah,” katanya dengan senyum.
Transportasi darat ini memberikan dampak Positif Bagi Masyaraka diantaranya dalam hal perekonomian yang terus bergerak.
Pedagang UMKM Grobogan dan Blora lebih mudah mengirim hasil bumi ke pasar Surabaya.
tak cukup itu dalam hal pendidikan dan kerjapun dirasakan oleh mahasiswa dan pekerja tidak perlu kost jauh karena bisa PP tentunya semua ini menjadikan hubungan silaturahmi yang erat hubungan keluarga lintas provinsi jadi lebih mudah.
Pihak Terminal Purwodadi juga mengapresiasi dedikasi para sopir. “Kami titip pesan ke seluruh kru: utamakan keselamatan. Karena dari kamilah citra transportasi darat Jawa Tengah - Jawa Timur dinilai masyarakat,” ujar petugas terminal.
Dengan semangat pelayanan seperti yang ditunjukkan Pak Suharno dan rekan-rekan sopir lainnya, diharapkan layanan bus AKAP Surabaya - Cepu - Purwodadi akan terus menjadi pilihan transportasi darat yang aman, nyaman, dan menguatkan persaudaraan Jateng - Jatim.
