Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Bupati Mojokerto Hadir Kemeriahan Lomba Menggambar dan Mewarnai Batik Khas Majapahit, Bejijong

| Editor: Margo Utomo | 08 October 2024 | Last Updated 2024-03-23T12:19:12Z

NEW JURNALIS - Warisan budaya bangsa sangat indah mengandung makna serta filisofi penuh arti yang mendalam hal ini harus tetap terjaga tetap kita cintai kita lestarikan dan patut kita banggakan. Batik adalah salah satu diantara kekayaan warisan budaya tersebut.

Banyak kita melihat dan kita jumpai pemakaian baju batik oleh generasi muda atau bahasa trennya GEN Z kaum kawula muda sekarang ini. Bukti dari itu semua bisa kita lihat secara nyata bagaimana gerakan gerakan pelestari budaya batik ini terus memberikan edukasi atau mengenalkan kepada masyarakat agar batik bisa terus eksis keberadaannya karena hal ini merupakan bagian dari pada jati diri sebuah bangsa.

Tepatnya pada hari minggu tanggal 8 Oktober 2023 di gedung aula Mahavihara Majapahit di desa Bejijong Trowulan Mojokerto di komplek destinasi wisata Budha Tidur generasi generasi penggerak bangsa ini mempunyai gagasan cemerlang dalam kolaborasinya antara PPK Ormawa HMP BK UNESA, UMSIDA serta KARANG TARUNA WIJAYA Ds Bejijong telah menyelenggarakan lomba menggambar dan mewarnai batik khas Majapahit dengan tema
OPTIMALISASI PERAN GEN Z DALAM PELESTARIAN BATIK MAJAPAHIT DI ERA SOCIETY 5,0"

"Lomba ini kami selenggarakan supaya adik adik kita di tingkat TK, SD, SMP dan SMA bisa meningkatkan kreatifitasnya dalam bidang seni dan yang lebih khusus lagi supaya kita semua tetap bisa mengenal mencintai serta melestarikan warisan budaya kita tercinta," Ujar Natasya mahasiswi UNESA selaku ketua pelaksana panitia tersebut.

Berkat kerjasama yang baik serta dukungan dari Kepala Desa Bejijong Bp Pradana Tera Mardiatna,S.I.Kom serta, Ibu Kepala Daerah dr. Ikfina Fahmawati,M.Si kegiatan lomba tersebut begitu sangat meriah antusias para peserta lomba, orang tua serta para guru guru pembimbing peserta sangat begitu terlihat.

"Mengenalkan anak agar mencintai batik harus di mulai sejak usia dini, batik bukan hanya sekedar untuk dicintai atau untuk di pakai semata, akan tetapi inilah yang di namakan NGURI URI BUDOYO
Paket paket hemat untuk masyarakat sudah ada untuk berbagai macam pelatihan pelatihan membatik, terakita dll di desa Bejijong ini," Terang Bapak Pradana selalu kepala desa Bejijong tsb dalam sambutannya.

Bejijong sendiri termasuk desa pilihan diantara 50 desa desa wisata di seluruh Indonesia.
Warisan budaya batik inipun sangat baik perkembangannya di desa Bejijong.
Mojokerto merupakan tempat cagar budaya nasional karena peninggalan peninggalannya dari Kerajaan Majapahit.

"Kalau ingin tau sejarah Majapahit, kalau ingin tau tentang terakota, kalau ingin tau batik ya datang saja ke desa Bejijong," Ungkap Bupati Mojokerto Karya dari anak anak peserta lomba ini bisa di jadikan aset untuk kita perkenalkan bahwa mereka semua sangat kreatif dalam ide serta gagasannya dalam menggambar batik khas Majapahit, rasa cinta ini yang nantinya akan membuat batik khas Majapahit akan terus lestari dan berkembang," Imbuh kepala daerah dr. Ikfina Fahmawati,M.Si di sela sela sambutannya tadi pagi.

Kegemeran masyarakat akan cinta batik sangat sekali membawa kebaikan di dalam tumbuh kembang lestarinya nya warisan budaya tanah air tercinta inilah identitas bangsa Indonesia.
"Acara ini merupakan momen yang sangat penting bagi kita semua, khususnya untuk adik adik peserta lomba, Mari kita bersama sama melestarikan budaya Majapahit untuk anak cucu kita tercinta," Tegas dekan fakultas ilmu pendidikan Prof. Dr. Mochammad Nur salim, M.Si UNESA pada sambutannya di penghujung acara.


No comments:

×
KIRIM TULISAN? Disini