Banjir Bandang Pulosari Terjang Pemalang, Akses Jalan Utama Putus Total.
JATENG - Bencana banjir bandang yang membawa material lumpur, batu, dan kayu, serta mengakibatkan akses jalan Karangsari–Pulosari terputus total. Kejadian ini dinilai sebagai bencana ekologis.
Warga Desa Penakir dan sekitarnya (Pulosari & Moga) sebagai pihak terdampak, serta Zaenal Mutaqin, S.H (Ketua Bravo Mawar Hijau/BMH) sebagai pihak yang memberikan pernyataan dan peringatan.
Wilayah selatan Kabupaten Pemalang, khususnya Desa Penakir (Kecamatan Pulosari), Kecamatan Moga, serta titik longsor sebelumnya di Desa Wisnu (Kecamatan Randudongkal). Malam hingga dini hari, Jumat, 23–24 Januari 2026.
Akibat hujan lebat terus-menerus yang diperparah oleh kerusakan lingkungan sistematis. Penebangan hutan untuk pembukaan lahan pertanian di lereng Gunung Slamet menyebabkan hilangnya fungsi resapan air dan penahan tanah.
Air hujan tidak terserap tanah sehingga meluap membawa material hulu, menutup akses jalan utama, dan menciptakan kondisi darurat. BMH mendesak pemerintah untuk mengevaluasi alih fungsi lahan dan pengawasan kawasan lindung agar bencana serupa tidak terulang.
Tags:
DUTA DESA
.jpg)