Hari Jadi Pemalang ke-451: Bravo Mawar Hijau Ingatkan Pemda Bukan Sekadar Seremoni
![]() |
| Sumber gambar, Ilustrasi Google Gemini : Hari Jadi Pemalang ke-451: Bravo Mawar Hijau Ingatkan Pemda Bukan Sekadar Seremoni |
PEMALANG – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451, Keluarga Besar Bravo Mawar Hijau menyampaikan refleksi kritis terhadap perjalanan pembangunan di daerah tersebut. Mereka menegaskan bahwa usia matang lebih dari empat abad ini harus menjadi momentum evaluasi total bagi tata kelola pemerintahan, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Momentum Evaluasi Pembangunan dan Moral
Ketua Bravo Mawar Hijau dalam keterangannya menyampaikan bahwa di usia ke-451, Kabupaten Pemalang menanggung beban sejarah yang besar. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan saat ini tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik, melainkan juga harus menyentuh pembangunan moral dan etika birokrasi.
"Pemalang tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga keberpihakan yang nyata kepada rakyat kecil serta kebijakan yang jujur dan adil," tegasnya dalam pernyataan resmi yang diterima media, Jumat (23/1/2026).
Soroti Potensi Daerah dan Ketimpangan Sosial
Sebagai organisasi masyarakat sipil, Bravo Mawar Hijau menilai Pemalang memiliki kekayaan sumber daya yang luar biasa, mulai dari sektor pertanian, kelautan, hingga pariwisata. Namun, pengelolaan potensi tersebut dianggap masih belum maksimal dalam memberikan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat.
Organisasi ini memperingatkan agar eksploitasi sumber daya alam tidak melahirkan ketimpangan sosial dan kerusakan lingkungan yang justru merugikan generasi mendatang.
Pesan Tegas: 5 Poin Tuntutan untuk Pemda Pemalang
Menyambut momentum bersejarah ini, Bravo Mawar Hijau mengeluarkan lima pesan utama yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pemalang:
- Pemerintahan Bersih: Memperkuat transparansi dan menutup celah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
- Pemerataan Pembangunan: Memastikan setiap lapisan masyarakat di seluruh wilayah merasakan manfaat pembangunan secara adil.
- Prioritas Lingkungan: Menjadikan perlindungan lingkungan hidup sebagai pilar utama kebijakan demi keberlanjutan.
- Kualitas Pelayanan Publik: Menuntut layanan yang lebih cepat, adil, dan tidak diskriminatif.
- Reformasi Desa: Membenahi tata kelola anggaran desa agar lebih transparan dan akuntabel kepada warga.
Komitmen Mengawal Kebijakan Publik
Bravo Mawar Hijau menegaskan posisi mereka sebagai mitra kritis pemerintah. Mereka berkomitmen untuk terus menyuarakan aspirasi rakyat dan menjaga nilai-nilai demokrasi di Kabupaten Pemalang.
"Kami berharap lahir semangat baru untuk mewujudkan Pemalang yang bersih, berdaulat, dan bermartabat. Kami akan terus berdiri bersama rakyat demi masa depan daerah yang lebih baik," pungkas pernyataan tersebut.
Peringatan hari jadi tahun ini pun diakhiri dengan jargon penyemangat: "Pemalang Bangkit, Rakyat Berdaulat, Lingkungan Terjaga."
.jpg)