Murung Raya Ukir Sejarah, Raih UHC Awards 4 Kali Berturut-turut
Murung Raya, NewJurnalis.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Utama pada ajang UHC Awards 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Penghargaan tersebut menjadi penegasan atas konsistensi Pemkab Murung Raya dalam menjamin perlindungan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui dukungan berkelanjutan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama BPJS Kesehatan.
Penghargaan diterima oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, yang hadir mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E. Murung Raya tercatat masuk dalam kategori tertinggi UHC Awards, yakni Kategori Utama, bersama 75 daerah lain di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 31 provinsi dari total 38 provinsi serta 44 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Secara keseluruhan, sebanyak 397 pemerintah kabupaten/kota diundang sebagai penerima Kategori Utama, sementara 353 daerah lainnya memperoleh predikat Kategori Pratama.
Capaian ini semakin bermakna karena Pemkab Murung Raya berhasil mempertahankan UHC Awards selama empat kali, yakni pada tahun 2018, 2023, 2024, dan kembali diraih pada tahun 2026. Penghargaan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Program JKN sepanjang tahun 2025.
Dalam keterangannya kepada media nasional dan media cetak, Sarwo Mintarjo menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif Bupati Murung Raya Heriyus, S.E., dan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, S.HI., M.H., yang secara konsisten mendukung Program JKN sejak awal tahun 2025. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan perencanaan anggaran, penyusunan rencana aksi, serta kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga pemerintahan desa.
“Walaupun kondisi anggaran daerah secara makro mengalami penyesuaian, Pemkab Murung Raya tetap berkomitmen penuh, sejalan dengan moto Tira Tangka Balang dan semangat Pemerintahan Mura Hebat yang menempatkan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama,” ujar Sarwo Mintarjo.
Saat ini, tingkat kepesertaan Program JKN di Kabupaten Murung Raya telah mencapai 100 persen dari total penduduk sebanyak 125.870 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 97,61 persen. Capaian tersebut menjadikan Murung Raya sebagai salah satu daerah dengan kontribusi tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus mendukung pencapaian target nasional.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, jumlah peserta Program JKN secara nasional telah mencapai 282,7 juta jiwa, atau lebih dari 98 persen penduduk Indonesia, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,45 persen. Angka ini dinilai telah melampaui target nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Menurut Ghufron, keberhasilan pencapaian tersebut sangat bergantung pada komitmen dan kepemimpinan kepala daerah dalam memastikan perlindungan kesehatan masyarakat berjalan merata dan berkelanjutan.
“Sejalan dengan agenda Global Sustainable Development Goals Tahun 2030, Universal Health Coverage menjadi salah satu indikator utama pembangunan kesehatan. Program JKN merupakan instrumen pencapaian target SDGs 3.8, yakni menjamin seluruh penduduk memperoleh akses layanan kesehatan yang layak pada tahun 2030,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Program JKN merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Melalui program tersebut, negara hadir untuk memastikan masyarakat tidak terjerumus ke dalam kemiskinan akibat beban biaya kesehatan.
Ia berharap penyelenggaraan UHC Awards 2026 dapat menjadi pemacu bagi daerah-daerah yang belum mencapai cakupan UHC agar segera mempercepat pemenuhan jaminan kesehatan bagi seluruh warganya, demi terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.
(Fahriadi)