Seorang Debtcollector Pinjol di Jombang Menjadi Korban Pembacokan Sadis oleh Nasabahnya
NEWJURNALIS || Jombang - Tragedi perkelahian disertai pembacokan terjadi di Dusun Kayen Gang 2, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang,Akibat kejadian tersebut satu orang mengalami luka serius dan di larikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif ,pada hari Senin siang (26/1/2026)
Saksi Yuli Fitriani (41), warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut, mengaku peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Saat kejadian, ia tengah beristirahat siang bersama anaknya.
Saya sama anak mau tidur siang, terus dengar ramai-ramai. Awalnya dikira kucing berkelahi, ternyata ada perkelahian disertai pembacokan,” ujar Yuli saat diwawancarai pada Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, warga sekitar tidak mengetahui secara pasti kronologi awal kejadian. Saat warga berdatangan, korban sudah dalam kondisi terluka dan terkapar di lokasi kejadian. Ketua RT setempat sempat berusaha melerai, namun pelaku langsung melarikan diri.
“Pelakunya langsung kabur. Pak RT sempat mengejar tapi tidak bisa. Katanya yang terlibat satu pelaku dan satu korban,” jelasnya.
Yuli menuturkan korban mengalami banyak luka akibat sabetan senjata tajam. Bahkan, jari kelingking korban mengalami luka parah, darahnnya juga bercucuran deras, yang berasal dari lengan korban.
“Lukanya banyak, parah. Jari kelingking sampai kewar-kewar. Kayaknya dibacok pakai pisau, soalnya tempat pisaunya jatuh dan ketinggalan di lokasi,” ungkapnya.
Selain pisau, beberapa barang milik pelaku diduga tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP), seperti handphone, kacamata, dan helm. Usai kejadian, warga langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Hasyim Asy’ari Cukir, Diwek, Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah menerima laporan dari masyarakat ,Pihak kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP,untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.
“Benar, kami menerima laporan adanya peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam di Desa Kayangan, Kecamatan Diwek,"paparnya".
Ia menjelaskan, korban diketahui bernama Dian Bayu Prakoso (37), warga Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Jombang.
Menurut Kasatreskrim, korban mengalami sejumlah luka robek dan luka tusuk sehingga belum dapat dimintai keterangan secara maksimal karena masih menjalani perawatan intensif.
“Keterangan sementara dari korban menyebutkan bahwa sejak pagi sudah merasa dibuntuti pelaku. Kemudian di lokasi kejadian korban dicegat. Pelaku sempat berpura-pura menanyakan alamat, namun langsung melakukan penganiayaan,” jelasnya.
Polisi mengaku telah mengidentifikasi pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran.
“Terkait motif, korban belum terbuka. Diketahui korban bekerja sebagai debt collector pinjaman online. Namun apakah kejadian ini berkaitan dengan pekerjaannya, masih kami dalami,” pungkas AKP Dimas.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan menangkap pelaku pembacokan tersebut untuk mempertanggung jawabkan secara hukum.(Jhon).
Tags:
DUTA PERISTIWA