Para Budayawan dan Spiritual Hadiri Ruwatan Punden Eyang Brojo Dusun Jakung Mojokerto
![]() |
| Para Budayawan dan Spiritual Hadiri Ruwatan Punden Eyang Brojo Dusun Jakung Mojokerto | Foto M.Nuri |
Mojokerto Sabtu Kliwon, 7 Januari 2026. Newjurnalis.com. Adat dan tradisi masih erat terjaga oleh sebagian besar masyarakat Nusantara. Nguri uri adat dan tradisi ruwatan atau sedekah bumi merupakan wujud syukur dan rasa terimakasih kepada leluhur yang mbabat alas suatu dusun atau desa pada masa lalu sehingga sekarang bisa menjadi daerah pemukiman yang padat penghuni.
Sesaji berupa tumpeng menghiasi acara Ruwatan yang disertai Kirab diadakan oleh panitia di Dusun Jakung Desa Jatilangkung Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Pada Sabtu (7/2/2026) mulai jam 10.00 wib, di Punden Eyang Mbah Brojo. Sampai selesai. Dihadiri para tokoh budaya, spiritual dan tokoh masyarakat dari banyak komunitas termasuk dari Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto sendiri.
Nampak hadir diantara para tamu, Romo Putu Sutama, Mbah Warok, Mbah Klonong, Mbah Indro, Mbah Jatmiko, bunda Kunaipah Paguyuban Kencono Ungu, Bunda Lawu, bunda Maya dengan busana Gatutkaca, Mbah Mulyono ketua Dewan Adat Majapahit dan masih banyak lagi. Acara dipandu Drs. Kartiwi, doa dipimpin oleh Mbah Oyek dan Mbah Warok.
Acara ruwatan seperti naru pertama kami adakan di Punden Eyang Brojo dan saya sangat berterima kasih kepada warga dusun Jakung sudah berkenan ngguyupi kegiatan ini. Maturnuwun juga kepada seluruh tamu yang hadir, baik dari tokoh budaya dan para tokoh sipritual yang sudah meluangkan waktu menghadiri acara kami, tutur Mbah Jenggot panitia acara tersebut.
Kami sangat senang bisa hadir di acara ritual seperti ini, meski kami jauh dari Krian Sidoarjo kami semangat hadir bersama teman teman yang lain, karena ketika kami mengadakan acara yang bersifat melestarikan adat dan tradisi seperti ini, mbah Jenggot juga selalu hadir ditempat kami, yaa kali ini gantianlah kami menghadiri acara beliau, ungkap mbah Indro tokoh spiritual dari Krian Sidoarjo.

