Wisata Kuliner Jawa Timur 2026: Rawon dan Rujak Cingur Tetap Jadi Primadona Wisatawan


SURABAYA – Jawa Timur kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata kuliner nomor satu di Indonesia. Berdasarkan data tren pencarian dan kunjungan wisatawan terbaru bulan Maret 2026, kekayaan bumbu rempah khas masakan Jawa Timur masih menjadi daya tarik utama yang tak tergoyahkan.

Berikut adalah daftar masakan paling populer yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Bumi Majapahit:

1. Rawon: Sup Terbaik Dunia Kembali Viral

Setelah berkali-kali dinobatkan sebagai sup terbaik versi pengamat kuliner internasional, Rawon tetap menduduki peringkat pertama. Kuah hitam pekat dari kluwek yang dipadukan dengan daging sapi empuk dan sambal tauge pendek menjadi menu favorit, baik untuk sarapan maupun makan malam.

Rekomendasi: Rawon Nguling (Probolinggo) dan Rawon Setan (Surabaya).

2. Rujak Cingur: Simbol Otentik Jawa Timur

Campuran irisan mulut sapi (cingur), sayuran, tempe, dan buah-buahan yang disiram bumbu petis udang legendaris ini tetap menjadi incaran. Tekstur kenyal cingur dan rasa petis yang tajam memberikan pengalaman rasa yang tidak ditemukan di daerah lain.

3. Nasi Tempong Banyuwangi

Dari ujung timur pulau Jawa, Nasi Tempong semakin populer berkat sensasi pedasnya yang "menampar" (arti kata tempong). Disajikan dengan lauk lengkap seperti ikan asin, tahu, tempe, dan sayuran rebus, menu ini menjadi primadona baru bagi pecinta kuliner pedas di seluruh Indonesia.

Daftar Populer Lainnya (Maret 2026)

  Masakan                    Karakteristik Utama     Lokasi Asal    
  Lontong Balap     Tauge melimpah, lentho, dan kuah gurih  Surabaya
  Sate Madura     Bumbu kacang halus dan daging ayam/kambing  Madura
  Pecel Madiun     Bumbu kacang kental dengan aroma jeruk purut  Madiun
  Bakso Malang     Variasi gorengan dan siomay yang lengkap  Malang

Kuliner Jawa Timur bukan sekadar makanan, tapi identitas budaya. Penggunaan petis dan teknik memasak lambat (slow cooking) pada daging adalah kunci mengapa rasa masakan kita sangat bold," ujar seorang pengamat kuliner lokal di Surabaya.

Dengan semakin mudahnya akses transportasi seperti Tol Trans Jawa, wisata kuliner lintas kota di Jawa Timur diprediksi akan terus meningkat sepanjang tahun 2026 ini.