Puluhan Bhikkhu Thudong Berjalan Kaki Lintasi Mojokerto

Puluhan Bhikkhu Thudong Keliling 7x Putaran Candi Brahu, Bejijong, Kec. Trowulan Kab. Mojokerto | Foto: Cak Lubis Prapanca


MOJOKERTO — Suasana khidmat menyelimuti kawasan Mojokerto hingga Trowulan pada Minggu (17/5). Puluhan Bhikkhu ritual Thudong melakukan perjalanan spiritual dengan berjalan kaki melintasi situs-situs bersejarah Majapahit, sebagai bagian dari rangkaian penghormatan keagamaan dan kebudayaan yang disambut hangat oleh ribuan warga serta jajaran pemerintah daerah setempat.

Perjalanan spiritual jalan kaki (Ritual Thudong) para Bhikkhu yang dirangkai dengan penyambutan resmi oleh kepala daerah dan penghormatan oleh umat Buddha serta masyarakat lintas iman.

Para Bhikkhu (biksu), Walikota Mojokerto, Bupati Kabupaten Mojokerto, serta umat dan warga Mojokerto-Trowulan.

Rute perjalanan dimulai dari TITD Hok Sian Kiong Kota Mojokerto, melintasi jalan protokol (Jl. Mojopahit, Jl. RA Basuni), menuju Pendopo Agung Trowulan, Candi Brahu, dan berakhir di Mahavihara Mojopahit, Bejijong.

Minggu, 17 Mei 2026, mulai 07.00 WIB hingga malam hari.

Untuk melaksanakan ritual keagamaan Thudong, mempererat silaturahmi, serta memupuk nilai toleransi dan kelestarian budaya di bumi Majapahit.

Kegiatan diawali dengan penyambutan oleh Walikota di klenteng, dilanjutkan berjalan kaki sejauh belasan kilometer. Di tengah perjalanan, rombongan disambut oleh Bupati Mojokerto di Pendopo Agung sebelum melanjutkan ziarah ke situs candi purbakala dan bermalam di Mahavihara Mojopahit.