Unjuk Rasa Petani Tebu di Monas: Minta HPP Naik Jadi Rp16.875/kg & Hapus HET

NEWJURNALIS || JAKARTA – Sekitar 1000 petani tebu yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, demi memperjuangkan kesejahteraan mereka.
 
Tuntutan Jelas demi Keberlangsungan Usaha Tani
Dalam surat pemberitahuan dan pernyataannya, massa menyampaikan empat poin utama:
✅ Menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gula petani menjadi Rp 16.875 per kilogram
✅ Menghapus Harga Eceran Tertinggi (HET) gula di pasaran
✅ Menjamin rendemen tebu minimal 8 persen
✅ Menghentikan impor gula konsumsi agar hasil petani lebih dihargai
 
Pengamanan Ketat & Kondusif
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menjelaskan bahwa sebanyak 524 personel dikerahkan guna menjaga ketertiban dan pelayanan. Polisi menegaskan penghargaan terhadap hak berpendapat warga:
 
“Kami menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat. Tugas kami melayani dan mengamankan agar aspirasi berjalan aman, tertib, dan damai.”
 
Hingga laporan turun, situasi di lokasi terpantau terkendali dan kondusif. Pengamanan mengedepankan pendekatan humanis serta kekeluargaan.
 
Polri Hadir Berbagi Perhatian
Salah satu keistimewaan pelaksanaan ini adalah kehadiran pelayanan nyata: personel Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat membagikan roti serta air mineral kepada peserta aksi.
 
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir melayani dan peduli. Kami ingin mereka merasa nyaman menyampaikan cita-citanya,” tegas Reynold mengajak menghindari tindakan anarkis dan tetap menjaga kedamaian kota.(Jhon/Kur).