Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Semangat Pelajar SMP Mementaskan Wayang Beber dan Teatrikal Panji di Kota Mojokerto

| Editor: Margo Utomo | 15 November 2024 | Last Updated 2024-03-23T12:18:44Z

NEW JURNALIS - Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat berdampak di segala bidang aspek kehidupan, Sudah banyak diantaranya yang bisa kita lihat dan kita jumpai di saat sekarang ini. 
 
Di era kemajuan jaman semuanya bisa tergerus dan mungkin bisa punah warisan seni budaya peninggalan dari para leluhur kita.
 
Selanjutnya dengan adanya hal tersebut DIKBUD kota Mojokerto dalam upaya menjaga serta melestarikan seni budaya menggelar acara pertunjukan wayang beber dan teatrikal panji di acara pekan budaya majapahit yang diadakan di lapangan raden wijaya surodinawan kota Mojokerto pada tanggal (16/11/23)
 


Menariknya pagelaran ini di pentaskan oleh para pelajar terbaik siswa siswi menengah pertama yaitu dari pelajar SMP N 1 dan SMP N 4 Mojokerto.
 
SMP N 1 menampilkan karya dengan pertunjukan kolaborasi antara wayang beber seni teater seni drama dan seni karawitan dengan judul Anggraini Nitis, Pun juga demikian siswa siswi dari SMP N 4 mementaskan karyanya dengan judul Ande - ande lumut.
 

 
Dari wilayah Pacitan Wayang beber membuat cerita sulung yang berasal dari pembantu Prabu Brawijaya versi dari wayang beber ini di tulis dalam kitab Sastrowiduro yang di perkuat oleh Ma Huan (dari Tiongkok) yang beragama Islam (1413 - 1415) yang mengiringi Laksamana Cheng Ho dalam kawatannya ke Majapahit).

Menurut serat Centini ketika Jaka Susuruh bertakhta di Majapahit beliau membuat gambar wayang yang mencobtob dari Kediri atau Jenggala.

Namun gambar tersebut di goreskan dalam kertas Dluwang (jenis kertas hasil kearifan lokal pada saat itu yang terbuat dari bahan kulit kayu dengan cara proses pembuatan yang sederhana) yang di gulung menjadi satu. Pengerjaan wayang tersebut selesai pada tahun 1361 M dan berkembang hingga jaman Majapahit akhir.
 


Konon pada saat itu ada seorang putra dari Prabu Brawijaya yang pandai melukis bernama Sungging Prabangkara dia memberikan warna pada pada lembar wayang beber dengan beragam warna yang di sesuaikan dengan wujud srta tingkatannya hingga selesai pada tahun 1378 M.

No comments:

×
KIRIM TULISAN? Disini