Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Pantau Pelaksanaan Pemilu, Dandim dan Kapolres Kota Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah

| Editor: Margo Utomo | 17 February 2024 | Last Updated 2024-03-23T12:17:50Z

NEWJURNALIS | Kediri, (Tabloidpilarpost.com), Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah di Kota Kediri. Kehadirannya bersama dengan Dandim 0809 Letkol Inf Aris Setiawan dan jajarannya, pada Rabu (14/2/2024).

Selain mempererat hubungan antara Kepolisian, TNI, dan lingkungan ponpes serta para tokoh agama di Kota Kediri. Kunjungan itu juga untuk memantau keamanan dan ketertiban pelaksanaan pemungutan suara yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren.

Dalam kunjungannya, Bramastyo dan jajarannya berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kediri, termasuk di sekitar lingkungan pondok pesantren. Kepolisian dan TNI berupaya agar sinergi dengan berbagai elemen masyarakat terjalin baik.

“Kami berkomitmen menjaga kondusivitas Kota Kediri, termasuk di lingkungan Pondok Pesantren. Selain itu, kami juga ingin menguatkan relasi baik antara kepolisian, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas agama,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, didampingi Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Rianto, menyambut baik kunjungan Kapolres dan Dandim 0809.

Menurut KH Sunarto, pihaknya siap bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pondok tersebut. “Kami mengapresiasi kunjungan dari Kapolres Kediri Kota ini, dan kami siap untuk bekerja sama baik dengan pihak Kepolisian maupun TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Pondok Pesantren,” terangnya.

Menurutnya, Ponpes Wali Barokah menyediakan tempat pemungutan suara lokasi khusus atau TPS Loskus, khusus bagi santri yang tidak bisa mengikuti Pemilu di kampung halaman mereka, “Mereka sedang mengikuti proses pembelajaran yang belum selesai di pondok ini. Untuk itu mereka mengikuti Pemilu di Ponpes Wali Barokah,” katanya.

Ia menambahkan, santri yang mencoblos di TPS Loksus ada sekitar 198 anak. “Sedangkan yang mencoblos di TPS Burengan maupun TPS Banjaran ada sekitar 300-an,” tutup KH Sunarto.

No comments:

×
KIRIM TULISAN? Disini